nampyeon

nampyeon

20120208

LIKE SUN IF YOU KNOW HIM Part 1


Author            : Gigiehyunnie
Main cast       : Kim jonghyun
                          Han hyunna
Support cast  : Prak ririn                  ( chingu hyunna)
Kim kibum / key     ( chingu jonghyun)
Han hyuri               (yeodongsaeng hyunna)
   Nyonya han           (eomma hyunna)
Kim hyuki               (Appa jonghyun)
Otoshimura                        (paman jonghyun)
Yon jeyon               (mantan jonghyun)
Yon Hanna                        (eoma jeyon)
Lee joon                  (songsaenim)
[Sequel]
Genre             : Romantic, family, act

Annyeong…. ^^
Anae nya jonghyun oppa,, comeback dengan membawa FF nya..
Mungkin ceritanya agak aneh,,juga masih banyak typo,, <namanya juga masih belajar,,kkkeke~>
Inspirasi yang datang banyak, heehe
Kalau ada yang pernah baca atau mirip dengan ceritanya, mungkin kalian pernah baca komik be naughty girl. Yapp memang dari sanalah inspirasinya. Hanya sebagian, tapi seluruhnya terlahir dari ide saya..hoho
ok happy reading. =).
Sarangheyo ~~~~~~~

*********************************************** Part 1 *******************************************

            Author Pov
            “chukkae yang mendapatkan peringkat pertama pada ujian kali ini masih dipegang oleh Han Hyunna” songsaenim berbicara dengan sangat jelas sehingga terdengar sampai keseluruh kelas. Setelah berbicara itu, semua siswa bertepuk tangan sebagai ucapan selamat kepada Hyunna. Hyunna yang seorang anak pintar hanya tersenyum mengungkapakan terima kasih pada teman-temannya.
CUT~ ayo kita lihat dulu seperti apa sosok Han Hyunna itu.
Han hyunna adalah seorang yeoja kelas 3 SMA. Seorang yeoja yang pintar, ralat lumayan pintar, kepintarannya ini bisa dibilang diatas rata-rata anak sebayanya. Dia mampu memecahkan soal sulit sekalipun dengan sekali lihat.  Paling jago dalam bidang matematika, dan b.inggris. tapi satu yang dia tidak bisa dan paling tidak mengerti yaitu tentang NAMJA atau CINTA. Yaah selama ini, dia tidak pernah menjalin hubungan dengan seseorang. Namja yang melihat dan naksir seorang han hyunna harus berpikir dua kali. Karena sosok hyunna itu sendiri yang membuat semua namja menjauhinya. Hyunna memakai kacamata yang cukup tebal, rambut yang masih di kepang 2, baju seragam yang tidak modis. Para namja berpikiran kalau menjalin hubungan dengan tipe seperti hyunna sangat merusak imejnya nanti. Tapi kita perlu memberikan jempol untuk hyunna. Dia adalah tipe yeoja yang peka terhadap sekitar tapi tidak peka terhadap dirinya sendiri, Meski demikian hyunna masih semangat, dan tidak peduli soal itu yang di anggap sebelah mata oleh para lelaki.  Ia percaya bahwa akan ada seorang laki-laki yang nantinya akan mengubah hidupnya.
Yak lanjut lagi ke cerita ~~
            Tiba-tiba saja pintu kelas terbuka dengan sangat kasar, sehingga menimbulkan bunyi yang cukup gaduh. Masuklah seorang namja yang masuk ke dalam kelas dengan sangat santainya. “yaa kim jonghyun, kenapa baru datang hah, kau tau sekarang pukul berapa?” suara songsaenim terdengar sangat marah dan menakutkan tapi yang ditanya malah melengos pergi, duduk ke kursinya. “yaa kau tau kim jonghyun, kau adalah siswa yang berada di urutan paling bawah.” Songsaenim mencoba berbicara kembali namun Jonghyun hanya diam tidak bereaksi apa pun. “aigoo,, dasar siswa kurang ajar. Ck baiklah lebih baik kita mulai saja pelajaran kali ini” para siswa pun segera mengeluarkan buku mereka, tanpa disadari orang, seorang han hyunna selalu melihat kepada jonghyun saat dia masuk ke dalam kelas.
 CUT~ kita lihat dulu seperti apa sosok Kim Jonghyun itu.
Kim jonghyun adalah seorang anak laki-laki yang sangat pintar bisa dikatakan kepintarannnya itu setara dengan hyunna. Namun entah kenapa saat ujian dia selalu menyerahkan lembar jawaban yang kosong sehingga nilainya jelek dan selalu berada di urutan paling bawah. Tidak hanya itu kim jonghyun bisa di bilang preman dan selalu membuat onar di sekolah maupun di luar. Banyak musuh yang selalu mengincarnya, yang benci terhadapnya, tapi di sisi lain ia masih punya seorang sahabat yang sangat mendukungnya. Tidak bisa dipungkiri bahwa kim jonghyun adalah namja yang sangat tampan. Mata yang tajam, rahang yang berbeda dengan yang lain, bibir yang seksi menambah ketampanannya.<tipe author banget> Namun orang-orang tidak menyadari hal itu, karena terlanjur takut dengan sosok kim jonghyun yang seperti preman itu. Sebenarnya jonghyun adalah pribadi yang sangat baik,namun karena suatu hal maka ia berubah dingin dan brutal seperti itu.

 Kita lanjut kembali ke dalam cerita.~~
            Han Hyunna Pov
            Aku tersenyum ke arah teman-teman yang mengucapkan selamat padaku, padahal sebenarnya tidak usah seperti itu karena itu merepotkan. Tiba-tiba saja seorang namja membuka pintu kelas dengan sangat nyaring membuat aku menoleh dan entah kenapa aku ingin tersenyum padanya. Ingin dekat dengannya. Saat dia melewatiku untuk pergi ke bangkunya, sungguh aku tidak bisa menghentikan debaran jantung ini. Ahhh ini gila kenapa aku begini. Aku sekali lagi melirik namja itu, yaa kim jonghyun. tiba-tiba saja aku kembali tersenyum, melihatnya saja sudah membuat aku ngiler (?) ahh dia terlalu bersinar. Kenapa semua orang memandang dia sebelah mata? Padahal dia begitu tampan, bersinar dan indah. Omo, apa yang aku pikirkan, kenapa aku seperti ini, aishh pasti ini gara-gara kejadian tadi malam.
=====Flashback=====
            “wahh sudah malam begini, kenapa aku selalu lupa waktu kalau berada di perpustakaan. Ahh menyeramkan pulang malam-malam begini” aku berjalan ke arah rumahku sambil sesekali melihat-lihat ke sekeliling bisa saja kan sewaktu-waktu ada hal yang sangat menyeramkan terjadi misal ada hantu yang tiba-tiba datang dari arah pohon, atau ada perampok, atau malah akan ada seorang malaikat yang turun dari langit yang akan mengubah hidupku yang hambar ini. Haha sungguh tidak masuk akal. Tiba-tiba saja KROSAKKK~ aku melihat ke arah atas ke sumber suara itu, omo aku melihat sesosok malaikat. Wajahnya yang tampan sungguh dia seperti malaikat yang akan menyapaku. Aku terbengong sesaat,namun sedetik kemudian “awassssssssss” BRUKKK tidak bisa dihindari sekarang dia sudah jatuh menimpaku. Kenapa aku bego sekali malah terbengong-bengong seperti itu. Sakit sekali badanku. Aku melihat ke arah namja itu, rasanya aku pernah melihatnya entah dimana. “kau tidak punya telinga ya?” aishh menyebalkan sekali namja ini, bukannya minta maaf. Saat hendak bicara padanya, tiba-tiba saja datang segerombol namja menyeramkan.
            “yaa kim jonghyun kau tidak bisa lari kali ini” suara namja yang menyeramkan terdengar, aku melihat ke arah depan ternyata ada beberapa orang yang mengejarnya, 7 orang yahh. Tunggu kim jonghyun, bukannya dia teman sekelasku? Aku melihatnya kembali. “minggir kau yeoja pintar” dia mendorongku hingga aku jatuh kembali, aishh menybalkan sekali. Saat aku melihat dia, dia sedang bertarung dengan ketujuh namja itu. Aku terpana melihatnya, ternyata dia bukan seorang malaikat tetapi seorang iblis yang sedang membabi buta menghajar gerombolan tersebut. Dan tidak selang 10 menit, ketujuh orang itu sudah terkapar tak berdaya di tanah hanya dia saja yang masih berdiri tegak dengan napas yang cukup menggebu. Tiba-tiba dia roboh, omo aku langsung menghampirinya untuk melihat keadaannya. “gwechana??” aku berbisik dan sedikit memegang tangannya, terlihat ada beberapa luka di wajahnya, tapi kenapa dia menangis, and kenapa rasanya sakit melihat dia seperti ini. Aku memegang dadaku mencoba mengusir rasa ini. “ukhh” ahh dia mengerang pelan apa sakit ya. “gwechana jonghyun-ssi?” aku mencoba membantu dia berdiri, namun dia menepisnya dengan kasar. “lepaskan aku” hanya kata itu, kemudian dia pergi begitu saja. Aku melihat punggungnya yang semakin menjauh, kenapa lagi-lagi aku merasa sakit melihatnya.
SO GOOD BYE DON’T CRY AND SMILE~ ringtone hpku membuat kaget. Ahh eoma “yobseyo eoma,, nee,, aku dijalan ko,,arraso.”
=====Flashback end=====
            Ahh lebih baik aku konsentrasi dulu pada pelajaran kali ini.
Next day~
@sekolah
Kim jonghyun sedang duduk manis di kursinya, mata tertutup, sambil kedua telinganya tertutupi earphone. Aku melihatnya lagi,,, Aigooo lagi-lagi, kenapa saat aku melihatnya selalu berdebar-debar seperti ini. Rasa apa ini coba?? Aku melihatnya kembali, ya sosok kim jonghyun itu yang membuat aku seperti ini. DEG- omo,,omo,,omo,,
“yaa hyunna-ya gwechana?”
Aku menoleh, ah Ririn ternyata. “umm,,gwechana”
“kalau kau tidak apa-apa kenapa kau memegang dadamu seperti itu? Ada sesuatu ya”
“ahh nee..”
“wae? Coba katakan padaku?”
 Apa aku harus katakan padanya ya? ani, ani, belum saatnya, aku belum menemukan jawabannya kenapa aku seperti ini.
“nee rin-ah, nanti ya aku akan cerita” aku tersenyum pada sahabatku ini.
“baiklahh” dia tersenyum kembali sungguh sangat cantik. Yaa Prak Ririn adalah sahabatku satu-satunya orang yang menjadi sahabatku di sekolah ini dan paling dekat. Karena jujur aku tidak terlalu dekat dengan yang lainya. Karena kurasa mereka hanya memanfaatkanku saja, hanya Ririn yang berbeda.
3 days latter~
@kamar hyunna
Lagi-lagi kenapa bayangan dia selalu menghantui sih. “dalam ilmu kedokteran tidak ada penyakit yang aku rasakan, masa aku sakit jantung, hanya melihat dia. Dalam buku juga tidak ada. Omo penyakit apa sebenarnya ini.” Aku melemparkan bukuku itu, dan sukses mengenai kepala adikku. “awwww”
“aigoo. Mianhae hyu-ah.” Aku berjalan dan mengusap-ngusap kepalanya.
“aaishh unnie,, kau gila hah. Kau sudah berbicara sendiri,melemparkan buku kepadaku seaenaknya.sakit tau” tiba-tiba saja yeodongsaengku ini berteriak. Aihh memekikakan telinga.
“yaa mian, kamu juga jangan berteriak seperti itu juga dong. Unnie beneran tidak sengaja. mianhae”
“dasar menyebalkan” dia membanting bukuku, ahh bukuku,, hartaku,, aku langsung memungutnya. Pintu kamar pun terbuka dan muncullah eoma, sambil bekacak pinggang mnghampiri hyuri.
“yaa han hyuri kenapa kau berteriak-teriak hah?? Kau tau ini sudah malam, kau menggangu orang, termasuk kakakmu yang sedang belajar.”
“yaa eomma bukan aku yang memulai, tapi unnie yang melemparkan bukunya padaku”
“kau berani ya,” aigoo,, kenapa juga eoma malah menjewer hyuri. Ishh merepotkan sekali.
“awwwaaa appo,”
“eomma cukup, ini memang salahku. Aku yang tidak sengaja melemparkan bukuku padanya. Jangan jewer dia eomma.”
“yaa sudah, sekarang kalian belajar lagi gih. Dan kau hyuri jangan main-main terus contohlah kakakmu ini” emma meninggalkan kami berdua di kamar itu, yah karena kami memang tidur sekamar.
“kenapa eomma tidak adil padaku, ukh”
Aku melihat hyuri langsung tidur dan menyelimuti tubuhnya sampai ke atas kepala. Aku tahu dia pasti kesal sekali. Aku duduk di sisi ranjangnya. Dan mengusap pelan kepalanya, “mianhae hyu-ah, mian”
Next day~
@sekolah
“aku bisa gila kalau seperti ini terus” aku menjabak rambutku frustasi. Masa tiap aku membaca buku yang ada hanya dia, ahhhhhh….
“kau kenapa lagi hyunna-ya??”
“ahh rin-ah, tolong aku.”
“ne? waeyo?”
Ukhh aku harus cerita dan meminta Rin saran, sebenarnya sakit apa aku ini.
“rin-ah, aku, aku sakit”
“mwo?? Sakit?? Sakit apa?? tidak parah kan??”
“aniyo, aku juga tidak tahu rin-ah. Baru kali ini aku merasa seperti ini. Aku selalu berdebar-debar kalau melihat seseorang, selalu terbayang orang itu, ketika aku membaca buku, kemana pun. Itu membuatku susah konsentrasi. Aku kenapa Rin-ah?? Kenapa aku bisa seperti ini??”
Rin yang mendengarkan hanya bisa melongo, dan sedetik kemudian..
“hahahahahahahaahahhah,,aigooo,,hahahahaha,,,”
“yaa kenapa kau tertawa seperti itu, bisa saja kan aku akan mati gara-gara ini.” Aku kesal melihatnya seperti ini. Nyesel aku, sudah cerita padanya.
“hehehe mianhae..ukh,, kau tau hyunna-ah, yang kau rasakan itu adalah perasaan cinta. CINTA CINTA,,arraso?”
“mwoo cinta? Aku jatuh cinta?”
“umm,,yapp 100 untukmu. Aku tau kau belum pernah menjalin hubungan dengan seseorang tapi kenapa kau begitu tidak peka dengan perasaanmu sendiri..haha kau begitu pabbo soal ini..hahahaha”
“yaa berhenti tertawa. Aku sudah mencari dalam buku tapi tidak ada.”
“mwoo? Kau mencari dalam buku? Hahahaha tentu saja tidak ada, pabbo. Haha seorang han hyunna ternyata ada kelemahannya juga.haha”
“yaa berhenti tertawa, aku ini manusia juga tentu ada kelemahannya juga.”
“arra,,arra,, hehe. Lalu siapa namja yang sudah membuat kau seperti ini??”
Aku menimbang-nimbang “ummm,,ummm,,ituu,,aaa”
“ummm????”
“kim,, kim,,”
“kim??”
“kim jonghyun” akhirnya sukses juga aku mengatakan itu.
BRAKKKK~ tiba-tiba rin menggebrak meja, sehingga seisi kelas melihat kea rah kami.
“Mwooo???”
“aihh duduk dlu, semua melihat kita tau”
“ahh mian. Maksudmu kim jonghyun,, kim jonghyun preman itu?? Aih kenapa kau salah bisa jatuh cinta seperti ini hah???”
“yaa pelankan suaramu,, aku juga tidak tahu. Tapi saat melihatnya aku berdebar-debar Rin-ah. Aku ingin dekat dengannya, aku merasa dia selalu sedih. Aku selalu merasa tidak bisa meninggalkannya sendiri. Entah kenapa?”
“arra, aku mengerti ko. Kamu memang mempunyai rasa yang kuat pada orang. Begitu kan saat kau pertama mengenalku. Haha, aku aneh padamu hyun”
“maksudmu??”
“kau mengerti, dan paham serta peka terhadap perasaan orang tapi kau sendiri tidak bisa merasakan dan memahami perasaanmu sendiri. Dasar pabbo.”
“aku juga aneh sendiri. Hehe. Lalu aku harus bagaimana Rin-ah?”
“hanya ada dua cara, pertama kau mengungkapkan cintamu ini padanya. Dan kedua kau mundur dengan kata lain menyerah akan cinta ini. Cukup hanya kau yang merasakannya.”
“kalau yang kedua, aku akan cepat melupakannya berapa lama??”
“1 minggu, 1 bulan, 1 tahun, tergantung perasaanmu padanya. Kenapa tidak mencoba menyatakannya? Setidaknya itu lebih melegakan, dengan mengetahui perasaannya bukan.”
“aku,,aihh kau tau bukan aku seperti apa.”
“haha aku tau ko, kau tidak bisa membiarkan orang itu terlebih lagi kau menyukainya. Terserah kamu mau bagaimana, aku hanya bisa mendukung. hehe”
“nee,, gomawo Rin-ah”
Aku tersenyum padanya.
“baiklah ayo kita pulang, sudah sepi  sekolah ini.”
Omo aku sampai lupa, kalau ini sudah jam pulang sekolah. Kami beriringan pulang menyusuri koridor kelas ini. Tapi mataku lagi-lagi terpaku kepada seseorang, seseorang yang membuatku gila akhir-akhir ini. Dan sosok itu semakin dekat padaku, debaran kali ini sungguh tidak bisa menahanku. Aku harus berbuat sesuatu. Aku diam sejenak, saat jonghyun melewatiku. Mencoba merasakan auranya. Aku yakin kali ini, huff.
“yaa kau tidak apa hyunna??” Rin melihatku cemas, karena tiba-tiba saja diam mematung. Aku tersenyum padanya, dan memutar tubuhku untuk melihat sosok kim jonghyun yang sudah agak jauh di depanku sekarang. Tanpa pikir panjang aku langsung pergi menghampirinya. Rin yang berteriak memanggil namaku pun tak ku hiraukan. Aku harus melakukan ini, daripada aku gila. Aku menarik tangannya, sehingga dia menoleh, dan menatapku.
“yaa kim jonghyun, pacaranlah denganku. tidak peduli semua orang berkata apa, aku menyukaimu. Pacaranlah denganku.”
~Janggggg~
Rin yang mendengar dan melihat kenekatan hyunna, hanya bisa melihat dengan menutup mulutnya. Hyunna yang memegang tangan jonghyun, dengan mata yang memancarkan keyakinan. Menetapkan hatinya untuk namja satu ini. Sedangkan kim jonghyun hanya bisa diam melihat hyunna menyatakan cintanya. Jonghyun menatap lekat mata hyunna dan sedikit tergugah karenanya. Lalu tersenyum. Di sisi lain ada seseorang yang ikut mendengarkan ungkapan cinta hyunna.
                                                                                                                                     
<<_______________TBC______________>>

Tidak ada komentar:

Posting Komentar